KabarKabar PesantrenPilihan Editor

Pesantren Super Penting Perannya Dalam Industri Wisata Halal

132
×

Pesantren Super Penting Perannya Dalam Industri Wisata Halal

Sebarkan artikel ini
Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung Pondok Pesantren Al-Imaratul Mustaqimah di Banyuwangi. ( Foto dok.IG sandiuno)

Menurut Sandiaga Uno pesantren mempunyai peran super penting dan menjadi lokomotif bagi wisata halal di Indonesia. 

 

P3M.OR.ID. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) menyebut pesantren super penting perannya dalam industri wisata halal. Menurutnya wisata halal mempunyai peluang menciptakan 4,48 juta tenaga kerja.

Hal tersebut dikatakan Menparekraf Sandiaga Uno saat berkunjung Pondok Pesantren Al-Imaratul Mustaqimah di Banyuwangi. Sandiaga menjelaskan bahwa dunia telag mengakui Indonesia sebagai negara tujuan favorit bagi wisata halal. Ia kemudian menyebutkan bahwa ribuan pesantren di Jatim akan menjadi lokomotif penggerak wisata halal yang potensial

“Pesantren super penting bagi lokomotif industri wisata halal yang sekarang menjadi peluang total penciptaan 4,48 juta tenaga kerja. Dan pariwisata halal ini market terbesarnya adalah Jawa timur, ” kata Sandiaga pada Rabu (12/1). Sandiaga kemudian mengatakan bahwa Banyuwangi menjadi rute baru wisata halal dengan destinasi ziarah yang bisa menjadi tujuan wisata.

“Wisata religi yang paling banyak diminati ketika kita peringkat 1 di Global Muslim Travel Index itu adalah kulinernya. Kulinernya sangat diminati,” terangnya. Selain kuliner, di industri wisata religi yang bernuansa tadabur alam seperti ziarah makam juga menarik kunjungan wisatawan bukan hanya Indonesia, tetapi juga negara-negara di Asia Tenggara untuk bapak tilas masuknya agama Islam di Nusantara.

Sementara itu Pengasuh Ponpes Al Imaratul Mustaqimah KH Ali Hasan Kafrawi menyebut  pihaknya siap mendukung pengembangan wisata halal dan religi di Banyuwangi.Di salah satu kompleks pondok, terdapat makam yang selama ini banyak dikunjungi oleh peziarah. “Wisata yang memiliki nilai sosial seperti ziaroh itu juga bisa dikembangkan di sini. Yang akan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *