KabarKabar P3MPilihan Editor

P3M Resmi Dirikan Tax Center Pesantren

205
×

P3M Resmi Dirikan Tax Center Pesantren

Sebarkan artikel ini
Penandatanganan kerja sama dan perersmian Tax Center Pesantren

Salah satu tujuan pendirian Tax Center Pesantren adalah untuk memperkuat literasi pajak di lingkungan pesantren.

P3MONLINE.COM. Pemahaman pajak di pesantren menjadi salah satu konsern Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). bekerjasama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Timur mendirikan Tax Center Pesantren. Salah satu tujuannya adalah untuk memperkuat literasi pajak di pesantren.

Hal tersebut dikatakan oleh Direktur P3M KH Sarmidi Husna dalam sambutannya saat peresmian Tax Pesantren yang bertempat Kantor P3M, Jakarta (28/12). Menurut Sarmidi pendirian Tax Pesantren ini berawal dari rasa keprihatinan karena banyak pesantren berhadapan dengan persoalan pajak. Sebab pesantren saat ini yang sudah mulai memiliki usaha. “Banyak pesantren saat ini yang memiliki usaha. Bahkan ada usahanya telah menghasilkan lebih dari 500 juta rupiah. Nah penghasilan ini tentunya akan kena. Persoalan lain adalah ketika usaha itu berada di atas tanah pesantren yang belum wakaf. Apakah ini kenap pajak atau tidak,” jelas Kiai Sarmidi.

Adanya Tax Center Pesantren lanjut, Kiai Sarmidi, pihaknya siap melakukan sosialisasi keliling pesantren tentang literasi dan pemahaman perpajakan. “Kami siap keliling pesantren. Saya kira santri juga nanti akan menjadi wajib pajak. Nah adanya sosialisasi ini bisa kita sadarkan dari awal. Adanya literasi digital tentang pajak santri milenial akan memiliki pemahaman baik tentang pajak” ucapnya.

Kiai Sarmidi juga menjelaskan bahwa Tax Center Pesantren ini merupakan yang pertama kali di Indonesia. Ia berharap Tax Center Pesantren dapat tumbuh dan menular pesantren lain di Indonesia. “Tax Center Pesantren ini pertama di Indonesia. Saya berharap akan tumbuh pesantren lain juga mengadopsinya,” ujarnya.

Tax Center Pesantren

Hal senada juga dikatakan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP (DJP) Dwi Astuti. Selain itu Dwi berharap adanya kantor ini dapat diratifikasi oleh pesantren lain. “Saya senang sekali, apalagi ini pertama kali. Mudah-mudahan nanti dapat diratifikasi oleh pesantren lain,” tuturnya

Sedangan upaya sosialisasi, pihaknya menyatakan kesiapannya untuk mengunjungi pesantren-pesantren. “Saya sependapat, santri kita akan berdiri sendiri. Semakin banyak pajak yang dikumpulkan, manfaatnya akan kembali ke kita, seperti sekolah, BLT, subsidi bensin, listrik, dan bantuan pesantren. Oleh karena itu, saya berterima kasih dan insyaallah ke depannya kita bisa bekerja sama lebih baik lagi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur, Muhammad Ismiransyah pendirian tax center di lingkungan pesantren adalah hal baru. “Ini baru pertama kali kita melakukan PKS Tax center dengan teman-teman pesantren. Adanya kantor ini  P3M adalah pintu masuk yang sangat baik,”ujarnya. Selain itu Kanwil DJP Jakarta Timur juga akan menjembatani solusi agar pesantren mendapatkan literasi pajak dengan baik.

Acara peresmian tersebut berlangsung di Kantor P3M Jakarta Jalan Celilitan Kecil III Jakarta. Tampak hadir beberapa tamu undangan seperti in Kepala Kanwil DJP Jakarta Timur Muhammad Ismiransyah, Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Dwi Astuti dan serta para kiai dari seputaran Jabodetabek.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *