Pendidikan Quote Gus Dur
Khazanah IslamPilihan Editor

Renungan Rajab KH Mustofa Bisri

343
×

Renungan Rajab KH Mustofa Bisri

Sebarkan artikel ini
bulan rajab
ilustrasi

P3M.OR.ID. Rajab bulanistimewa karena pada bulan ini pula Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad dilakukan. Jika Isra’ merupakan perjalanan dari Masjid al-Haram menuju Masjid al-Aqsha, maka mi’raj adalah perjalanan naik ke langit hingga Sidratul Muntaha. Kewajiban shalat lima waktu bagi umat Rasulullah adalah di antara buah dari peristiwa ajaib tersebut. Bertepatan dengan peringatan Isra’ dan Mi’raj , Ada sebuah renungan KH Mustofa Bisri yang telah ditulis pada 27 Rajab 1438 yang jatuh pada 24 April 2017.

Melansir laman nu.or.id ulama asal Rembang ini menuliskan sebuah refleksi yang ia unggah di Facebook pribadi, Ahad (23/4) malam tahun 2017 lalu. Berikut tulisan yang ia beri judul “Renungan Rajab” itu:

Renungan Rajab

Bisakah kita menjumpai penguasa tertinggi negeri ini, presiden misalnya, atau setidaknya petinggi tertinggi propinsi kita, gubernur, kapan saja kita mau?
Kalau pun bisa, paling setahun sekali, pada saat diadakan acara open house.

Nah ini Penguasanya petinggi yang Mahatinggi, Penguasa segala, mengadakan open house sehari lima kali. Bukankah ini Kemurahan yang luar biasa bagi hamba sekecil kita ini? Bahkan tidak itu saja. Ia bahkan membuka pintu untuk kita kapan saja. Tengah malam atau dini hari sekali pun, Ia menerima pesowanan kita. Malah menawarkan, “Adakah yang punya hajat? Adakah yang memohon ampun? Adakah yang ingin meminta sesuatu?”

Lalu bagaimana kita yang kerdil ini menyikapi KemahamurahanNya itu?
Apakah kita penuh semangat menghadap, sebagaimana misalnya bila kita diterima presiden atau gubernur?

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.