Pendidikan Quote Gus Dur
KabarKabar TerkiniPilihan Editor

RMI PWNU Jateng dan BSI Maslahat Luncurkan Gerakan Wakaf Uang, Perkuat Infrastruktur Pesantren di Jawa Tengah

230
×

RMI PWNU Jateng dan BSI Maslahat Luncurkan Gerakan Wakaf Uang, Perkuat Infrastruktur Pesantren di Jawa Tengah

Sebarkan artikel ini
wakaf
Pendatanganan kerjasama gerakan wakaf uang RMI PWNU Jawa Tengah dengan BSI Maslahat ( foto nu.or.id)

P3M.OR.ID. Gerakan penguatan pesantren di Jawa Tengah memasuki babak baru. Hal tersebut setelah Rabithah Ma’ahid Islamiyah PWNU Jawa Tengah bersama BSI Maslahat resmi meluncurkan program Gerakan Wakaf Uang. Program ini bertujuan mendukung pembangunan serta pengadaan sarana dan prasarana pondok pesantren di berbagai daerah. Peluncuran program tersebut berlangsung dalam rangkaian kegiatan Naharul Ijtima’ dan Halalbihalal yang berlangsung di Pondok Pesantren Walisongo,  Sragen, (11/4). Kegiatan rutin ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran pesantren dan madrasah diniyah sebagai pilar pendidikan Islam Jawa Tengah.

Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Fadhlullah Turmudzi, menegaskan bahwa gerakan wakaf uang merupakan langkah nyata untuk memperluas pengabdian organisasi kepada pesantren.
“Gerakan Wakaf Uang merupakan ikhtiar untuk memperluas ruang lingkup hadirnya pengabdian (khidmah) RMI PWNU jateng kepada pondok pesantren,” terangnya. Ia menambahkan bahwa program ini menjadi bukti konkret kehadiran RMI saat  pesantren mendapatkan banyak tantangan.  <enurutnya  tantangan itu nantara lain mulai dari keterbatasan fasilitas hingga kebutuhan peningkatan kualitas pendidikan. “Harapannya gerakan ini menjadi bukti riil bahwa RMI PWNU Jateng benar-benar hadir di pesantren dalam kondisi dan situasi apapun,” tambahnya.

Ketua PWNU Jawa Tengah, KH Abdul Ghofar Rozin, dalam sambutannya menekankan posisi strategis pesantren sebagai fondasi utama Nahdlatul Ulama sekaligus bagian penting dari pembangunan bangsa. Ia menyebut negara telah menunjukkan perhatian lebih besar terhadap pesantren dalam satu dekade terakhir melalui berbagai kebijakan penting. Menurutnya, penguatan pesantren harus terus berlanjut melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk melalui gerakan wakaf uang yang kini barfu saja mulai. Langkah ini mampu memperkuat kemandirian pesantren sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi para santri.

Peluncuran program ini juga melibatkan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara RMI PWNU Jateng dan BSI Maslahat. Direktur Eksekutif BSI Maslahat, Sukoriyanto Saputro, hadir langsung dalam prosesi tersebut. Sejumlah tokoh penting turut menyaksikan, di antaranya Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubaidullah Shodaqoh serta jajaran perwakilan Bank Syariah Indonesia.

Bisa Menjadi Solusi

Melansir laman nu.or.id Gerakan Wakaf Uang hadir sebagai solusi atas berbagai tantangan yang ada pada pesantren saat ini. Selama ini, banyak lembaga pendidikan Islam tersebut harus beroperasi dalam keterbatasan fasilitas mulai dari ruang belajar yang sempit hingga asrama yang melebihi kapasitas. Kondisi ini seringkali menghambat optimalisasi potensi santri sebagai generasi penerus ulama.

Melalui program ini, masyarakat dapat berpartisipasi dalam pengembangan pesantren dengan cara yang lebih mudah dan fleksibel. Penyaluran wakaf uang dapat melalui berbagai kanal, seperti QRIS, transfer rekening, layanan digital BSI Maslahat, hingga aplikasi Byond by BSI. Adapun penggunaan dana yang terkumpul untuk pembangunan infrastruktur, penguatan sarana pendidikan, serta peningkatan kualitas layanan pesantren. Program ini juga sejalan dengan tema Naharul Ijtima’ tahun 2026, yaitu “Pesantren Berintegritas, Ramah, dan Berkualitas; Pengembangan mutu manajerial dan mitigasi risiko hukum dalam menghadapi tantangan zaman.” Tema tersebut menegaskan komitmen RMI PWNU Jawa Tengah dalam membangun pesantren yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga profesional dalam pengelolaan.

Selain itu, RMI PWNU Jateng telah menetapkan empat pilar utama program kerja pada tahun 2026, yakni penguatan silaturahmi dan pemetaan pesantren, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, serta peningkatan kesejahteraan dan apresiasi bagi para pengelola pesantren. Kolaborasi antara RMI PWNU Jateng dan BSI Maslahat ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pesantren yang lebih mandiri, modern, dan berdaya saing. Gerakan wakaf uang menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan kepedulian masyarakat dengan kebutuhan nyata di lapangan. Dengan langkah ini, pesantren di Jawa Tengah diharapkan tidak hanya mampu bertahan di tengah tantangan zaman, tetapi juga berkembang menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, inklusif, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.