Pendidikan Quote Gus Dur
KabarKabar TerkiniPilihan Editor

Ada 120 Pesantren di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir

431
×

Ada 120 Pesantren di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir

Sebarkan artikel ini
Aceh Timur
dampak banjir di Aceh Timur membuat 120 pesantren mengalami kerusakan ( Foto IG bnpb_indonesia)

P3M.OR.ID. Lebih dari seratus pesantren mengalami kerusakan di Aceh Timur akibat bencana banjir belum lama ini. Berdasarkan data sementara ada 120 pesantren rusak dengan 16 pesantren rusak berat. Sedangkan 80 pesantren rusak sedang dan 24 pesantren rusak ringan. Akibatnya bangunan ruang belajar, asrama santri, dapur, hingga kitab-kitab pengajian ikut terendam air.

Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Timur Saiful Nahar di Aceh Timur, Kamis (15/1). “Dari 120 unit bangunan dayah tersebut, sebanyak 16 unit mengalami kerusakan berat, 80 unit rusak sedang, dan 24 unit lainnya rusak ringan,” katanya. Selanjutnya Nahar menambahkan banjir telah menyebabkan kerusakan cukup signifikan pada sarana dan prasarana pesantren atau dayah. Tercatat beberapa bangunan ruang belajar, asrama santri, dapur, hingga kitab-kitab pengajian rusak akibat terendam air atau hantaman kayu. .Selain pesantren banjir juga berdampak pada balai pengajian yang tersebar di berbagai kecamatan. “Dari 70 unit balai pengajian tersebut, sebanyak 16 unit mengalami kerusakan berat, 43 unit rusak sedang, dan sebanyak 11 unit rusak ringan,” tambahnya.

Aktivitas Berhenti Sementara

Saiful menambahkan bahwa kerusakan berat sebagian besar terjadi pada bangunan yang terendam banjir dalam waktu lama. Hal tersebut berakibat struktur bangunan melemah, lantai dan dinding rusak. Selain itu peralatan belajar rusak dan tidak dapat digunakan lagi. Sementara untuk rusak ringan dan sedang umunya hanya pada lantai, dinding, pagar, serta perabotan pengajian yang terendam banjir. “Sebagian besar dayah dan balai pengajian berada di wilayah yang rawan banjir. Ketika debit air sungai meningkat, fasilitas pendidikan keagamaan ini menjadi salah satu yang paling terdampak,” ungkapnya melansir laman antaranews.com. .

Kerusakan tersebut berdampak pada aktivitas belajar mengajar serta pengajian. Tidak sedikit yang menghentikan aktivitas tersebut karena kondisi darurat dan keterbatasan fasilitas. Untuk itu, lanjut Saiful pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menindaklanjuti kerusakan. Hingga saat ini pendataan lanjutan masih terus berlangsung. Hal itu dilakukan untuk memastikan kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat disesuaikan dengan tingkat kerusakan di masing-masing lokasi. “Kami berharap dukungan pemerintah provinsi maupun pusat agar perbaikan dayah dan balai pengajian bisa segera dilakukan. Lembaga pendidikan keagamaan ini memiliki peran penting dalam pembinaan akhlak dan pendidikan generasi muda,” pungkasnya.

Banjir Aceh

Banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 berdampak signifikan terhadap permukiman warga. Di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, lebih dari 75 persen wilayah tergenang banjir. Bahkan ketinggian muka air ada yang mencapai lebih dari tiga meter. Luapan air yang dengan lumpur dan material sampah menyebabkan kerusakan berat pada rumah warga, sehingga sebagian besar tidak lagi layak huni. Kabupaten Aceh Timur adalah salah satu wilayah yang terdampak paling parah dalam bencana Sumatera pada akhir tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.