Pendidikan Quote Gus Dur
Pilihan EditorProfil Pesantren

Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap, Pesantren Terpadu di Belantara Jakarta

951
×

Pondok Pesantren Al-Hamid Cilangkap, Pesantren Terpadu di Belantara Jakarta

Sebarkan artikel ini
Profil pesantren
Suasana kegiatan di Pondok Pesantren Al Hamid Cilangkap (foto dok. alhamid.sch.id0

P3M.OR.ID. Peran Pondok Pesantren dalam pendidikan perkembangan pendidikan Islam di Indonesia sangatlah penting. Begitu pula dengan pendidikan ibu kota Jakarta ini, keberadaan pesantren tetap menjadi pusat pembinaan akhlak, ilmu agama, serta pembentukan karakter generasi muda. Nah, salah satu pesantren yang berkembang pesat di Jakarta adalah Pondok Pesantren Al Hamid. Pesantren yang berlokasi di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur ini memadukan sistem pendidikan formal nasional dengan tradisi pesantren salaf.

Beralamat dua di Jl. Cilangkap Baru No 1 Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, Pesantren Al Hamid terlah berdiri pada tahun 2002. Pesantren ini terkenal sebagai lembaga pendidikan Islam yang memadukan sistem pendidikan formal nasional dengan tradisi pesantren salaf. Dengan pendekatan tersebut, para santri tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga mendalami ilmu-ilmu keislaman klasik melalui kajian kitab kuning serta program tahfidz Al-Qur’an.
Sejarah berdirinya pesantren ini tidak dapat lepas dari sosok ulama karismatik asal Kediri, yakni KH Chamim Jazuli. Kiai yang populer dengan sebutan Gus Miek yang mempunyai gagasan untuk mendirikan pesantren di Jakarta. Niat itu kemudian beliau sampaikan kepada seorang pengusaha sekaligus muridnya, yaitu H Hamid Djiman.

Sebagai bentuk penghormatan kepada gurunya, H. Hamid bertekad mewujudkan cita-cita tersebut dengan membangun pesantren di ibu kota. Langkah awal yang dilakukan adalah mendirikan yayasan sebagai landasan hukum lembaga pendidikan tersebut. Yayasan itu diberi nama Yayasan Mantab Sejahtera, yang terinspirasi dari nama majelis pengajian Jantiko Mantab yang diasuh oleh Gus Miek. Melalui yayasan tersebut, H. Hamid berhasil membebaskan dua lahan luas yang kemudian dijadikan lokasi pembangunan pesantren.

Terus Berkembang

Lahan pertama seluas sekitar 65.000 meter persegi berada di Cilangkap dan menjadi kompleks pesantren putra. Sementara lahan kedua seluas sekitar 35.000 meter persegi terletak di Pondok Ranggon yang berubah menjadi pesantren putri. dari  kedua lahan tersebut kemudian kemudian menjelma berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari asrama santri, ruang kelas, hingga sarana pendukung kegiatan belajar. Seiring perkembangan lembaga, pada tahun 2007 Yayasan Mantab Sejahtera resmi berganti nama menjadi Yayasan Mantab Al Hamid. Perubahan nama tersebut tetap mempertahankan kata “Mantab” sebagai bentuk penghormatan kepada tradisi dan ajaran sang guru. Selain mempersiapkan sarana fisik, pendiri pesantren juga berupaya menyiapkan sumber daya manusia yang mumpuni. Beberapa putra dan keluarganya dikirim untuk menimba ilmu di sejumlah pesantren besar di Indonesia, seperti Pondok Pesantren Tebuireng dan Pondok Pesantren Yanbu’ul Qur’an. Mereka juga memperdalam pendidikan di Pesantren Al-Falah Ploso Kediri yang memiliki hubungan erat dengan pesantren Al-Hamid.

Setelah proses persiapan berjalan cukup matang, pada tahun 2002 pesantren ini mulai membuka pendaftaran santri dan siswa untuk berbagai jenjang pendidikan. Sejak saat itu, Pesantren Al-Hamid berkembang menjadi lembaga pendidikan yang menampung ribuan santri dari berbagai daerah. Dalam sistem pendidikannya, pesantren ini menggabungkan kurikulum nasional dengan pembelajaran khas pesantren. Lembaga pendidikan formal yang tersedia meliputi taman kanak-kanak, madrasah ibtidaiyah, madrasah tsanawiyah, hingga madrasah aliyah. Selain itu, santri juga mengikuti kegiatan pengajian kitab kuning, hafalan Al-Qur’an, serta pembiasaan ibadah seperti tahlil, shalawat, dan latihan dakwah.

Pesantren terus berkembang dengan memperkuat integrasi antara pendidikan agama, ilmu pengetahuan, dan teknologi. selain itu juga ada fasilitas penunjang lainnya seperti laboratorium, masjid, asrama santri, Kemuduan ada  koperasi, klinik kesehatan, lapangan olahraga, hingga kolam renang, Keberadaan pesantren ini semakin menasional ketika menjadi lokasi pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2023.  Dengan jumlah santri yang mencapai lebih dari seribu orang, Pesantren Al-Hamid kini menjadi salah satu pusat pendidikan Islam yang penting di Jakarta. Pesantren ini tidak hanya menanamkan nilai keimanan dan akhlak, tetapi juga berupaya mencetak generasi muslim yang mampu bersaing  pada era global tanpa meninggalkan tradisi keilmuan Islam warisan para ulama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.