Pendidikan Quote Gus Dur
KabarKabar PesantrenPilihan Editor

Pesantren Mahasina Tawarkan Beragam Beasiswa untuk Pelajar di Tahun Ajaran 2026/2027

350
×

Pesantren Mahasina Tawarkan Beragam Beasiswa untuk Pelajar di Tahun Ajaran 2026/2027

Sebarkan artikel ini
berita pesantren
Suasana pesantren. PBNU menyusun Modul Pendidikan Kesehatan Reproduksi Santri bersama pengasuh pesantren untuk memperkuat kurikulum berbasis nilai kepesantrenan.

P3M.OR.ID. Upaya menghidupkan kembali gerakan “Ayo Mondok ” menjadi salah satu alasan Pondok Pesantren  Mahasina, Kampung Kemang, Pondok Gede, Kota Bekasi meluncurkan skema beasiswa. Program ini mencakup beasiswa untuk santri kurang mampu hingga beasiswa prestasi dan hafiz Al-Qur’an.. Pesantren Mahasina menegaskan komitmennya untuk membuka akses pendidikan pesantren seluas mungkin bagi generasi muda Indonesia. Untuk itu PP Mahasina merumuskan lima kategori beasiswa untuk Tahun Ajaran 2026/2027.

Skema beasiswa itu bertujuan agar siapa pun dapat mengakses pendidikan pesantren, tanpa terhalang kondisi ekonomi maupun latar belakang keluarga. Beasiswa tersebut meliputi Beasiswa Yatim/Yatim Piatu dan Beasiswa Dhuafa.  Kemudian ada program Beasiswa Hafiz Al-Qur’an 30 Juz, Beasiswa Prestasi, serta Beasiswa Kakak Adik. Masing-masing beasiswa memiliki persyaratan yang harus terpenuhi oleh calon santri. Dalam hal ini temasuk dokumen resmi pendukung dan bukti prestasi bagi yang mengajukan beasiswa akademik atau penghargaan kompetisi.

Lima Kategori

Salah satu yang menjadi sorotan adalah Beasiswa Kakak Adik. Beasiswa kategori ini adalah dua saudara yang mendaftar bersama pada Tahun Ajaran 2026/2027. Merke  berhak atas total Uang Masuk Rp 10 juta. Selain itu, santri baru yang memiliki kakak atau adik yang telah lebih dulu menjadi santri PP Mahasina juga terdapat keringanan khusus. Keringanan itu  berupa potongan Uang Masuk sebesar Rp 2 juta dan biaya Syahriyah tetap sebesar Rp 1.000.000 per bulan. Langkah  tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi berbagai kalangan, tetapi juga mempertegas visi pesantren sebagai lembaga pendidikan inklusif.

Dengan beasiswa yang variatif dan terjangkau, PP Mahasina berharap semakin banyak pelajar yang memiliki kesempatan mondok. Selain itu mengembangkan karakter unggul serta kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Melalui program beasiswa ini, pesantren ingin memastikan bahwa dunia pesantren tetap menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin belajar. Semua dapoat mondok tanpa memandang latar belakang sosial maupun ekonomi. Semangat ini kembali menghidupkan pesan awal pendirian PP Mahasina: bahwa mondok itu ringan, mudah, dan penuh berkah.

Selain itu PP Mahasina mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar pesantren—guru, karyawan, santri, wali santri, alumni, hingga simpatisan—untuk berperan aktif menjadi duta pesantren. Mereka diimbau mengajak keluarga, kerabat, dan teman untuk kembali memaknai pentingnya tradisi nyantri sebagai pondasi pembentukan karakter. Sebagai lembaga pendidikan yang bertujuan membentuk akhlak mulia sekaligus mengembangkan potensi akademik dan non-akademik, PP Mahasina menegaskan bahwa orang tua tidak perlu ragu mengenai masa depan anak-anak mereka setelah mondok.  Dengan komitmen tersebut, gerakan “Ayo Mondok” diharapkan menjadi gerakan besar yang kembali menggugah kesadaran masyarakat bahwa pesantren merupakan pilihan tepat untuk membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, dan siap menghadapi masa depan. ( sumber pesantrenmahasina.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.