Pendidikan Quote Gus Dur
KabarKabar P3M

Menuju Pesantren Bumi Cendekia Gulirkan Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

375
×

Menuju Pesantren Bumi Cendekia Gulirkan Program Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
pesantren
Kegiatan Mainstreaming dan Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Sampah di pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta

P3M.OR.ID. Pesantren Bumi Cendekia Yogyakarta resmi memulai langkah strategis menuju “Pesantren Ekologi” melalui kegiatan Mainstreaming dan Training of Trainers (ToT) Pengelolaan Sampah. Kegiatan yang berlangsung pada 24-25 November 2025 ini merupakan hasil kolaborasi antara Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dengan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia).

Sebanyak 235 peserta umum dan 50 peserta ToT khusus ikut dalam kegiatan tersebut. Selain santri, pimpinan pesantren dan dewan guru juga turut menjadi peserta. Adapun salah satu tujuan adanya acara ini adalah menanamkan kesadaran teologis sekaligus keterampilan praktis dalam mengelola sampah secara mandiri dan berkelanjutan. Acara berlangsung di Masjid Muhammad Imam Aziz. Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Pesantren Nyai Rindang Farihah menegaskan bahwa menjaga alam adalah amanah Ilahi. Selain itu lanjutnya, pelatihan pengelolaan sampah ini adalah upaya memberdayakan santri agar mampu menjaga kelestarian bumi dan menularkan ilmu tersebut kepada masyarakat luas.

Sementara Direktur P3M, KH. Sarmidi Husna, MA., mengatakan pemilihan Bumi Cendekia sebagai pilot project didasari atas urgensi penanganan sampah di pesantren besar dan kerap memakan biaya operasional tinggi . Selain itu minimal juga risiko kesehatan akibat praktik pembakaran sampah. “P3M telah mendampingi pesantren lain hingga mencapai 75 persen pengurangan sampah ke TPA. Kami optimistis Bumi Cendekia bisa mencapai angka yang sama, bahkan lebih baik,” ujar KH. Sarmidi.

Melengkapi aspek teknis, KH. Sarmidi Husna menyajikan konsep Fiqhul Bi’ah (fikih lingkungan). Beliau menegaskan bahwa merusak bumi adalah bentuk ingkar kepada pencipta. “Sampah adalah tanggung jawab pribadi. Jika dipilah, ia bernilai ekonomi. Jika dicampur, ia menjadi beban dan dosa lingkungan,” tegasnya.

Sampah sebagai Sumber Daya

Sementara itu Lucia Karina, perwakilan dari CCEP Indonesia, memberikan pandangan mengenai potensi ekonomi di balik pengelolaan sampah. Menurutnya, pesantren adalah “benteng peradaban” yang memiliki peran strategis dalam menciptakan circular economy. “Ada pesantren dampingan kami yang mampu meraup hingga puluhan juta per bulan dari sampah yang terpilah dengan baik. Kegiatan ini bukan sekadar urusan kebersihan, melainkan ‘Penanaman Modal Akhirat’ sekaligus transformasi beban menjadi sumber daya,” ungkap Lucia.

Sedangkan dalam sesi diskusi menghadirkan Fitasari Ayu Wardana, ST, MPA dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman yang memaparkan data krisis sampah pasca-penutupan TPA Piyungan. Ia menekankan bahwa kunci utama bukan pada pemindahan sampah, melainkan pada perubahan perilaku manusia.

Mengelola Magot

Dalam kesempatan tersebut Pada sesi para santri mendapat pembekalan keterampilan pengelolaan sampah seperti manajemen pesantren ekologi. Dalam ketrampilan ini pada santri diperkenalkan sistem pemilahan empat kategori (organik hijau, organik coklat, anorganik, dan residu) serta konsep 5R. Kemudian ada budidaya maggot. Untuk sesi ini Tim Magobox melatih santri mengolah sampah organik menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF) yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai pakan ternak dan bahan kosmetik.

Selanjutnya adalah pembuatan Eco-Enzyme & Biopori. Sesi ini DLH Sleman memandu praktik pembuatan cairan multiguna eco-enzyme dari limbah kulit buah serta pembuatan lubang biopori untuk resapan air dan kesuburan tanah. Pada akhir acara ada komitmen bersama untuk menjadikan pengelolaan sampah sebagai bagian dari “jihad ekologis”. Para santri yang telah mengikuti ToT kini diproyeksikan menjadi duta lingkungan yang akan mengawal perubahan budaya di Pesantren Bumi Cendekia dan lingkungan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.