Kabar P3M

Jaringan P3M Gelar Pelatihan Analisis Anggaran

64
×

Jaringan P3M Gelar Pelatihan Analisis Anggaran

Sebarkan artikel ini

Gerakan Anti Korupsi (GAK) yang dimotori oleh Perhimpuan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) kembali melakukan gebrakan. Setelah sebelumnya mendorong beberapa jaringan di daerah untuk melakukan pemantauan dan penuntutan atas kasus korupsi yang ada di daerah, kini GAK selangkah lebih maju.

Bersama jaringan yang ada di 10 kota, mereka berkumpul di Ambarawa, 13 sampai 17 Maret 2006, untuk melakukan Pelatihan bersama. Peserta tersebut berasal dari Kebumen, Pati, Brebes, Jepara, Cianjur, Ciamis, Garut, Blitar, Sumenep, dan Probolinggo.

Pelatihan dimaksudkan untuk membekali organisator berupa skill analisis anggaran. Materi analisis anggaran ini sangat penting karena sebagai perangkat untuk mendeteksi terjadinya korupsi atau manipulasi anggaran sejak proses penyusunannya yang paling awal. Bahkan sejak tahap musyawarah rencana pembangunan tingkat desa. “Pelatihan Analisis Anggaran ini sangat penting agar kesan bahwa aktifis hanya bisa membongkar saja tanpa mampu memasang bisa terjawab,” ujar AS Burhan, koordinator GAK.

Menurut Burhan, Jika sejak awal tahapan penyusunan anggaran masyarakat sudah mampu kritis dan menunjukkan partisipasinya, maka bisa diminimalisir manipulasi tersebut. Sedangkan pada tahap implementasinya nanti akan lebih mudah dikontrol.

Terbukti, sekitar 30 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut terlihat antusias. Dalam diskusi-diskusi, mereka banyak mendalami masalah politik anggaran baik dari aspek hukum maupun prakteknya. Bahkan, mereka membagi kelompok untuk latihan menyusun anggaran tandingan (counter budgeting). Sektor yang menjadi sorotan adalah pendidikan, kesehatan dan pertanian.

Ali Mahmudi, salah satu peserta pelatihan dari Pati mengemukakan bahwa pelatihan tersebut mampu menggugah kembali semangatnya untuk bergerak di daerah. Untuk itu, Ali mengaku sudah merencanakan beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan di Pati setelah pelatihan. Selain akan lebih giat lagi menjaring beberapa kelompok untuk membuat aliansi gerakan, pria berkacamata ini juga akan menggiatkan kembali kegitan diskusi-diskusi dan mengefektifkan kerja untuk mengontrol anggaran pemerintah. “Kami sebenarnya sudah memulai, tapi akan kita lakukan secara bersama-sama dengan kelompok lain agar kontrol anggaran berjalan efektif,” ungkap Ali.

Selain diskusi, banyak kegiatan yang direncanakan dan akan diselenggarakan oleh tiap-tiap kota yang menjadi jaringan GAK-P3M ini, seperti invetigasi, hearing dengan DPRD dan talkshow di radio. Selama 3 bulan ini, Kegiatan-kegiatan tersebut rencananya akan digelar serempak di tiap-tiap kota.

(suraji/GAK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *