Pesantren Miftahul Khaer Tangerang menggelar pelatihan pengelolaan sampah bersama Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) serta Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) pada 14–15 Agustus 2026. Kegiatan ini meningkatkan kapasitas santri dan pengelola pesantren dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. Selain itu, pelatihan tersebut mendorong terwujudnya konsep Green Pesantren yang peduli terhadap lingkungan. Kegiatan juga mengajarkan santri memahami sampah sebagai persoalan lingkungan sekaligus peluang ekonomi.
Perwakilan P3M, KH Sarmidi Husna, mengatakan persoalan sampah semakin serius, termasuk di lingkungan pesantren. Karena itu, pengelolaan sampah di pesantren perlu dimulai dari sumber melalui pemilahan, penggunaan kembali, dan pengolahan. Menurutnya, sampah tidak selalu menjadi beban karena dapat memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat. Pengalaman pendampingan P3M menunjukkan pengelolaan sampah mampu menekan biaya pembuangan sekaligus membuka peluang pemasukan bagi pesantren.






















