KabarKabar PesantrenPilihan Editor

Kualitas Ulama Muda Pesantren Indonesia Mendapat Apresiasi Ulama Mesir

509
×

Kualitas Ulama Muda Pesantren Indonesia Mendapat Apresiasi Ulama Mesir

Sebarkan artikel ini
Kualitas ulama muda Indonesia mendapatkan apresiasi dari ulama Mesir ( foto dok. kemenag.go.id)

P3M.OR.ID. Kualitas ulama muda Indonesia mendapatkan apresiasi dari ulama Mesir. Menurut penanggung jawab program pelatihan Darul Ifta’ Mesir, Syekh Robi’. Menurutnya keistimewaan kualitas itu sering terjadi debat dalam setiap sesi mulai referensi kitab fiqih dan ushul fiqih.

“Ulama muda dari Indonesia yang berjumlah 50 orang, terbagi dalam dua kelas ini sangat istimewa (mumtaziyat). Keistimewaan itu salah satunya sering terjadi debat dalam setiap sesi. Mulai dari keragaman referensi kitab fiqih dan ushul fiqih hingga topik-topik dalam setiap kupas kasus,” ujar Syekh Robi’ di Mesir, Rabu (21/2).

Sementara itu ketua rombongan peserta program ini, KH. Anis Masduqi menyebut kelas ulama muda pesantren memang beda. “Kelas ulama pesantren hasil seleksi Kemenag ini memang terasa beda. Selain sangat aktif berdiskusi di kelas dan progresif dalam merespons kasus-kasus, juga sudah selesai dari sisi teknis keilmuan bahasa Arabnya,” ujar Gus Anis sapaan akrabnya yang juga alumni sarjana al-Azhar belasan tahun yang lalu.

Hal senada juga disampaikan Rohmat Mulyana. Guru Besar Pendidikan Islam pada UIN Sunan Gunung Jati Bandung ini mengaku tersanjung atas respon positif para mufti Mesir yang sudah membimbing selama pelatihan. “Seleksi para ulama pesantren ini terbukti akan kualitasnya di depan para Mufti Darul Ifta’. Artinya juga bahwa ulama pesantren ini terbiasa dalam hal mencari solusi atas problem sosial dalam hukum Islam,” ungkapnya.

Apresiasi  Syaikh Robi’ terungkap saat menerima kunjungan kerja Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam di Darul Ifta’ Kairo Mesir. Sebelumnya Kementerian Agama mengirim 50 ulama muda dari berbagai pesantren di Indonesia ke Mesir untuk mengikuti pelatihan pembuatan Fatwa. Program yang berlangsung dari 8 Februari – 8 Maret merupakan kolaborasi Kementerian Agama berkolaborasi dengan LPDP. “Program di Darul Ifta’ ini salah satu program beasiswa non degree Dana Abadi Pesantren tahun 2023 pada tahun 2024 ,” ujar ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *