0
Sekali lagi, buku ini hasil halqah (sarasehan), yang diselenggarakan Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) dengan melibatkan para kyai dan pengasuh pesantren. Di samping ikut melengkapi daftar kepustkaan yang sudah ada, yang tidak kalah penting adalah buku in menjadi saksi atas keterlibatan para kyai dalam proses pergumulan masalah-masalah kongkrit yang dihadapi rakyat banyak.
Etos agama sebagai rahmat untuk kehidupan umat manusia memang otentik, tetapi masih terasa janggal. Yang kaprah bahwa kehidupan manusia untuk agama atau bahwa agama untuk dirinya sendiri. Tidak mengapa. Proses perubahan tampaknya toh akan terus bergerak ke depan: desakan sejarah semakin memperkuat tuntuttan perubahan ini.
P3M dengan segala keterbatasananya hanya ingin menjadi alat bagi proses perubahan tadi. Juda dengan langkah yang sederhana ini.
Bab I. Tanah dan Watak Pembangunan
1. Pembangunan sebagai Gejala Global oleh Sutjipto Wirosardjono
2. Tinjauan Kritis Terhadap Paradigma Pembangunan oleh Mansur Faqih
3. Sifat dan Watak Pembangunan Kita oleh Dr. Lukman Sutrisno
Bab II. Pembangunan dan Problem Pertanahan
1. Pembangunan dan Problem Pertanahan oleh Abdul Muiz SH
2. Kebijakan Pertanahan dalam Pembangunan Indonesia oleh Abdul Hakim G. Nusantara
3. Pembangunan dan Tanah; Mengapa Masyarakat Resah oleh Nurdin A. Rahman MA
4. UUPA dan Masalah Pertanahan oleh Dr. Sri Bintang Pamungkas
Bab III. Fiqh Tanah dan Tanggung Jawab Sosial Kyai
1. Fiqh Pertanahan oleh KH. Tolchah Hasan
2. Kyai dan Kemelut Pertanahan oleh KH. Cholil Bisri
Judul : Teologi Tanah
Penulis : Masdar F. Mas’udi (Edt)
Penerbit : Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M)
Tahun : Cetakan I, April, 1994
Tebal : 120 halaman
Redaksi P3M

Komunitas Pesantren dan Masjid Berpotensi Besar Menjinakkan Gerakan Ekstrim di Indonesia

Previous article

Konsep Pendidikan al-Ghazali

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Buku