Pendidikan Quote Gus Dur
KabarKabar TerkiniPilihan Editor

Kemenag Buka Pelatihan AI Gratis untuk Guru Pesantren, Pendaftaran Ditutup 2 November 2026

9
×

Kemenag Buka Pelatihan AI Gratis untuk Guru Pesantren, Pendaftaran Ditutup 2 November 2026

Sebarkan artikel ini
pelatihan
Kemenag membuka pelatihan AI gratis untuk pendidik pesantren pada 4–5 November 2026. Daftar daring paling lambat 2 November 2026.

P3M.OR.ID. Kementerian Agama (Kemenag) membuka kesempatan bagi pendidik pesantren di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) secara gratis. Program ini menyasar guru pesantren yang ingin meningkatkan kemampuan digital dan memanfaatkan teknologi untuk memperkaya proses pembelajaran.

Melalui Direktorat Jenderal Pesantren, Kemenag bekerja sama dengan organisasi literasi digital ICT Watch menyelenggarakan program bertajuk HerTech: Guru Cakap dan Berdaya Artificial Intelligence (AI). Pelatihan berlangsung secara daring pada 4–5 November 2026. Pendidik pesantren dapat mendaftar hingga 2 November 2026. Program ini membuka akses pembelajaran teknologi bagi guru dari berbagai daerah, termasuk pesantren yang berada jauh dari pusat perkotaan.

Direktur Pemberdayaan Pesantren Ditjen Pesantren Kemenag, Yusi Damayanti, menegaskan pentingnya kecakapan digital bagi pendidik. Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut guru pesantren untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyesuaikan metode pembelajaran. “AI kini sudah hadir di ruang-ruang belajar kita. Pendidik pesantren tidak boleh tertinggal. Mereka harus mampu memanfaatkan teknologi ini untuk memperkaya pembelajaran, sekaligus menjadi teladan bagi santri dalam menggunakannya secara etis dan bertanggung jawab,” ujarnya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Pelatihan AI Gratis untuk Pendidik Pesantren, Apa Manfaatnya?

Program HerTech dirancang untuk membantu pendidik pesantren memahami perkembangan kecerdasan buatan sekaligus menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar. Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari potensi AI untuk mendukung pekerjaan guru. Salah satu manfaatnya ialah membantu pendidik menyiapkan materi ajar secara lebih efektif. Guru juga dapat mengeksplorasi ide pembelajaran, menyusun bahan diskusi, dan mengembangkan metode pengajaran yang lebih variatif.

Selain itu, pelatihan ini menekankan penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab. Peserta diharapkan memahami bahwa teknologi dapat membantu proses pendidikan, tetapi tetap membutuhkan penilaian kritis dari pendidik. Dalam lingkungan pesantren, pemanfaatan AI dapat mendukung pengembangan materi pembelajaran agama maupun pengetahuan umum. Namun, guru tetap perlu memeriksa ketepatan informasi, menjaga privasi santri, dan memastikan teknologi tidak menggantikan peran pendidik.

Karena itu, literasi AI tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan aplikasi. Pendidik juga perlu memahami keterbatasan teknologi dan membimbing santri agar mampu menggunakannya secara bijaksana.

Pendaftaran Pelatihan AI Kemenag Dibuka hingga 2 November

Kemenag membuka pendaftaran pelatihan ini secara daring. Pendidik pesantren yang berminat dapat mengakses informasi dan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi berikut : Pendaftaran Pelatihan Literasi Digital Berbasis AI. Peserta perlu memperhatikan batas akhir pendaftaran pada 2 November 2026. Sementara itu, kegiatan pelatihan dijadwalkan berlangsung pada 4–5 November 2026. Penyelenggara mengusung format daring agar pendidik dapat mengikuti kegiatan tanpa harus datang ke lokasi tertentu. Dengan demikian, guru dari pesantren di berbagai wilayah memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi digital.

Meski demikian, calon peserta sebaiknya memeriksa informasi teknis pendaftaran, persyaratan, dan mekanisme pelaksanaan melalui kanal resmi penyelenggara. Informasi tersebut membantu peserta mempersiapkan diri sebelum mengikuti kegiatan.

Kemenag Ingin Perluas Akses Literasi Digital Pesantren

Yusi Damayanti menjelaskan bahwa penyelenggaraan pelatihan secara gratis dan daring bertujuan memperluas kesempatan belajar bagi pendidik pesantren. Kemenag ingin memastikan akses peningkatan kompetensi digital menjangkau guru di berbagai wilayah. “Kami ingin memastikan tidak ada pendidik pesantren yang tertinggal dalam transformasi digital ini, baik perempuan maupun laki-laki, di kota maupun di pelosok. Karena itu, pelatihan ini kami buat gratis dan daring agar bisa ikut dari mana saja,” tuturnya.

Untuk memperluas jangkauan program, Kemenag juga mengajak seluruh pondok pesantren mendaftarkan para pendidiknya. Kementerian berharap semakin banyak guru memperoleh manfaat dari penguatan literasi digital tersebut. Selain itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama dan Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota diminta meneruskan informasi kepada pesantren di wilayah masing-masing. Langkah ini diharapkan membantu penyebaran informasi hingga menjangkau lembaga pendidikan di daerah. “Kami mohon dukungan Kanwil dan Kankemenag di seluruh Indonesia untuk menyampaikan informasi ini kepada pesantren di wilayah masing-masing, sehingga semakin banyak pendidik yang mendapat manfaat,” pungkas Yusi.

Guru Pesantren Perlu Siap Menghadapi Transformasi Digital

Kehadiran AI membawa peluang sekaligus tantangan bagi dunia pendidikan pesantren. Guru dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan materi pembelajaran, tetapi tetap harus menjaga akurasi informasi dan nilai-nilai pendidikan. Melalui pelatihan HerTech, Kemenag dan ICT Watch mendorong pendidik agar tidak hanya mengenal AI, tetapi juga memahami cara menggunakannya secara tepat. Kompetensi tersebut dapat menjadi bekal untuk menghadapi perubahan kebutuhan belajar pada era digital.

Keberhasilan transformasi digital pesantren juga membutuhkan pendampingan berkelanjutan. Karena itu, keterlibatan guru, pengelola pesantren, dan pemangku kebijakan menjadi penting untuk memastikan teknologi mendukung mutu pendidikan. Bagi pendidik pesantren yang ingin meningkatkan kemampuan digital, program ini menjadi kesempatan untuk mulai mengenal pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Calon peserta dapat mempersiapkan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir pada 2 November 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Khutbah Jumat

Khotbah Pertama إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِيْرُهُ…

Ini adalah toko demo untuk tujuan pengujian — tidak ada pesanan yang harus dipenuhi.