Artikel

Pondok Pesantren Al-Imdad, Pandak, Bantul, Yogyakarta

24
×

Pondok Pesantren Al-Imdad, Pandak, Bantul, Yogyakarta

Sebarkan artikel ini
Pondok Pesantren Al-Imdad, Pandak, Bantul, Yogyakarta
Pondok Pesantren Al-Imdad – Bantul

Sekilas Pondok Pesantren Al-Imdad

Pondok Pesantren Al-Imdad adalah salah satu pondok Pesantren yang masih menjaga tradisi Salafiyah, Pondok Pesantren ini didirikan oleh KH. Humam Bajuri pada tahun 1980.

KH. Humam Bajuri dilahirkan di Bantul dari Suami Istri yang bernama R Bajuri dan Arsiyah pada tahun 1937 dan wafat pada hari jum’at tanggal 14 Juni 1996.

Pada waktu kecilnya Humam (panggilan akrabnya) menimba Ilmu di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta sampai beberapa tahun kemudian dilanjutka pergi ke Pondok Pesantren yang berada di daerah pare Kediri untuk menimba Ilmu dari Seorang Kyai yang diinginkan. Dan akhirnya kembali lagi ke Pondok Pesantren Krapyak sampai berpuluh puluh tahun, sehingga Ilmunya sudah cukup untuk mendirikan Pondok Pesantren. Setelah Pulang kampung, Humam ingin menyebarkan ilmunya, Mula mula mengadakan majlis pengajian yang diikuti oleh masyarakat, karena masyarakat membutuhkan berdirinya pondok pesantre, maka akhirnya Humam dibantu oleh masyarakat merintis berdirinya sebuah Pondok Pesantren. dengan usaha dan ikhtiyar yang sungguh sungguh, akhirnya terwujudlah sebuah pondok pesantren.

AL-IMDAD adalah Nama sebuah Pondok yang didirikan oleh KH Humam Bajuri di dusun kauman Wijirejo Pandak Bantul, dusun yang terletak di dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo tepatnya sebelah timur Sungai Progo kurang lebih berjarak 2 km. Pondok Pesantren Al-Imdad mula-mula hanya suatu Majlis Ta’lim yang diasuh oleh K. Humam Bajuri sepulang dari nyantri di Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Pada waktu itu pengajian yang diselenggarakan belum menggunakan bangunan khusus untuk pengajian, akan tetapi dengan tempat yang sederhana yaitu di pendapa rumah,Beliau mengajarkan santrinya dengaan istiqomah sehingga makin lama makin bertambah banyak santri yang mengaji kepadanya. Pada akhirnya KH Humam Bajuri membeli sebidang tanah yang diatasnya terdapat bangunan lama yang masih layak dipakai, sehingga kegiatan pengajian dipindahkan di bangunan tersebut.

Sedikit demi sedikit KH Humam Bajuri mulai membangun gedung untuk tempat Pengajian serta penginapan para Santri yang datang dari jauh, dan pada tahun1984 mulailah didirikan sebuah bangunan khusus untuk tempat kegiatan pengajian para santri sekaligus untuk penginapan santri yang datang dari jauh .KH Humam Bajuri membangun gedung tempat pengajian maupun asrama santri dengan rizqi hasil jerih payahnya sendiri.

Seiring dengan perjalanan waktu, PP Al-Imdad telah mampu mengembangkan pendidikan-pendidikan yang dikelolanya, sampai sekarang PP Al-Imdad telah memiliki dua komplek asrama putra dan putri, musholla putra-putri serta gedung-gedung ruang kelas dan perkantoran serta sarana lain untuk mencukupi keperluan para santri.

Nomor Statistik Pontren   :  5   1    0  0  3  4  0  2  0  0  1  7
Nama Pondok Pesantren :  AL-IMDAD
Kecamatan                           :  PANDAK
Kabupaten/Kota                  :  BANTUL
Propinsi                                 :  DIY
Nomor Telepon                    : 0274-8000088      081328617779    085729166000
Alamat Website                    : pondokalimdad.wordpress.com
Alamat e-mail                       : pondokalimdad@yahoo.co.id
Tahun Berdiri                      : 1410    Hijriyyah   1980    Masehi
Nomor SK Lembaga          : B.8415
Tanggal/Bulan/Tahun SK  : 09 / 02 /1984
Tipe Pondok Pesantren     : Kombinasi
Penyelenggara                   : Yayasan
Manajemen Pesantren      : Mandiri
Jumlah Santri                      : 230 (Update tahun 2014/ Santri Mukim)
No. Rekening
Operasional                         : BRI NO. 3 5 8 9 0 1 0 1 2 5 6 3 5 3 8
Pembebasan Tanah          : BRI NO. 3 5 8 9 0 1 0 1 4 7 2 7 5 3 6

Letak Geografis Pondok Al-Imdad

Pondok Pesantren Al-Imdad terletak di dusun Kauman RT 01 RW 016 desa Wijirejo kecamatan Pandak kabupaten Bantul. Dusun ini terletak di arah barat daya kota Bantul kurang lebih 7 km, dekat perbatasan Kabupaten Bantul dan Kulonprogo, tepatnya sebelah timur Sungai Progo kurang lebih berjarak 2 km.

Visi dan Misi Pondok Pesantren Al-Imdad

Visi Pondok Pesantren Al-Imdad adalah Mencetak “SANTRI SALIH”

Santun- Agamis- Nasionalis -Terampil- Ramah- Inovatif dan – Sadar Lingkungan Hidup




Misi Pondok Pesantren Al-Imdad

  • Mendidik santri menjadi pribadi yang santun di manapun dan kapanpun
  • Menghantarkan santri berilmu ke-Islam-an yang luas dan mendalam berdasar pada tradisi para ‘Ulama Negeri.
  • Menghantarkan santri berwawasan kebangsaan yang kuat.
  • Menghantarkan santri menjadi pribadi yang mandiri dan terampil
  • Menumbuhkembangkan sikap ramah santri baik kepada sesama manusia maupun kepada lingkungan.
  • Menghantarkan santri yang memiliki pengembangan keIslaman di berbagai bidang
  • Meningkatkan wawasan ke-Islam-an dan keilmuan yang berbasis pada lingkungan hidup.

Program-Program Pondok Pesantren Al-Imdad

Program Pendidikan Pesantren al-Imdad

Tahfidz al-qur`an

Program ini ini meliputi Pembelajaran Membaca Al Qur’an, Menghafal al-Qur`an dan mempelajari Ilmu-ilmu al-Qur`an diantaranya: Ilmu Tajwid, Adab penghafal al-Qur`an, Ilmu tafsir, Tafsir Al Qur’an dan lain-lain.

Taman Pendidikan Al-qur`an (TPQ)

Program ini diperuntukkan bagi anak-anak usia TK dan SD yang ingin mempelajari baca tulis al-Qur`an, tata cara sholat, hafalan surat-surat pendek, do’a-do’a harian, aqidah, akhlaq, dan lain-lain.

Madrasah Diniyyah

Madrasah Diniyyah merupakan program kelanjutan dari TPQ, setelah mampu membaca al-Qur`an dengan baik. Di madrasah ini dipelajari ilmu-ilmu yang berkaitan dengan al-Qur`an, dasar-dasar kaidah bahasa Arab, aqidah, akhlaq, fikih, dan tarikh.

Madrasah Tsanawiyyah & Madrasah Aliyah

Santri Madrasah Tsanawiyah Pesantren Al-Imdad
Santri Madrasah Tsanawiyah Pesantren Al-Imdad

Madrasah Tsanawiyyah adalah jenjang pendidikan setingkat SMP yang mengikuti Kurikulum Kemenag maupun Kemendiknas dan dikombinasikan dengan kurikulum pesantren, sehingga dapat dinamakan SMP plus plus.

Madrasah Aliyah adalah jenjang pendidikan setingkat SMA yang mengikuti Kurikulum Kemenag maupun Kemendiknas dan dikombinasikan dengan kurikulum pesantren, Program jurusan yang ada sbagai mana di Sekolah Umum lainnya Yaitu: Program IPA, IPS, BAHASA dan KEAGAMAAN. Program ini dibuka sesuai dengan minat dan ketercapaian Kuota. sehingga para santri dapat melanjutkan ke Perguruan tinggi Baik Negeri maupun Swasta sesuai jurusan yang diinginkan.

Pembelajaran membaca kitab kuning

Ini adalah pelayanan bagi santri yang menginginkan program intensif untuk dapat membaca kitab kuning secara cepat, dengan modal dapat membaca tulisan Arab yang berharokat dalam waktu singkat santri dapat membaca kitab kuning.

Majlis Ta’lim

Program Majlis Ta’lim diikuti oleh Santri tingkat lanjut, maupun masyarakat umum dengan berbagai macam kitab, diantaranya Fikih, Akhlaq, Tagfsir dll.

Majlis Mujahadah

Majlis ini merupakan majlis untuk berdoa yang diikuti oleh Santri, Alumni, Wali Santri, dan Masyarakat. Untuk santri dilaksanakan setiap malam jum’at dan untuk wali santri dan masyarakat dilaksanakan setiap malam Jum’at Wage.

Prestasi Santri Al-Imdad

al-Imdad- Penerimaan Trofi Juara Musabaqoh Qiroatil Kutub
Penerimaan Trofi Juara Musabaqoh Qiroatil Kutub

  • Juara Harapan I Hadroh
    Tingkat Propinsi DIY tahun 2000
  • Juara I MTQ tingkat
    Propinsi DIY cabang tafsir bahasa Arab putri tahun 2003
  • Juara I MTQ tingkat
    Propinsi DIY cabang tafsir bahasa Indonesia putri tahun 2004
  • Juara I Musabaqoh
    Qiro`atul Kutub (MQK) tingkat Propinsi DIY cabang Fathul Qorib putra tahun 2006
  • Juara I Hadroh pada
    POSPEDA tingkat Propinsi DIY tahun 2007
  • Mengirimkan dua santri
    dalam MQK Nasional III di BanjarmasinKalimantanSelatan tahun 2008
  • Juara I cabang hadits
    putra thobaqoh wustho, juara I cabang hadits putri thobaqoh wustho, juara I
    cabang nahwu putra thobaqoh wustho, juara II cabang nahwu putra thobaqoh ula,
    juara III cabang nahwu putri thobaqoh ula, juara II cabang fiqih putra thobaqoh
    ula, juara III cabang fiqih putri thobaqoh ula, dan juara III cabang akhlaq
    putra thobaqoh ula pada MQK tingkat Propinsi DIY tahun 2009
  • Mengirimkan santri pada
    POSPENAS di Surabaya cabang catur tahun 2010
  • Juara III lomba catur
    putri HAB Kemenag kabupaten Bantul tahun 2010
  • Juara II drum band
    tingkat kecamatan Pandak tahun 2010
  • Juara III bulu tangkis
    pada MTs Expo sekabupaten Bantul tahun 2011
  • Juara I cabang nahwu
    putra thobaqoh ula, juara II cabang nahwu putri thobaqoh ula, juara I cabang
    akhlaq putra thobaqoh wustho, juara II cabang akhlaq putra thobaqoh ula, juara
    II cabang akhlaq putri thobaqoh ula, dan juara II cabang hadits putri thobaqoh
    wustho pada MQK tingkat kabupaten Bantul tahun 2011
  • Juara Harapan I  MUFAKäT cabang nahwu putra thobaqoh ula (Musabaqoh
    Fahm Kutubit Turats) tingkat nasional di NTB.
  • Pada Bulan Juni 2014
    akan Mengirimkan 10 santri maju dalam (Musabaqoh Fahm Kutubit Turats) tingkat
    nasional di Jambi

Karya-karya ilmiyah Pesantren Al-Imdad

Karya Ilmiyah Pesantren Al-Imdad dalam Bahasa Arab:

  • Kitab al-Qowa’id al-Fiqhiyyah karya KH. Humam Bajuri
  • Kitab Ilmus Shorf karya KH. Humam Bajuri
  • Tahqiq kitab ‘Inayah al-Muftaqir bima yata’allaq bisayyidina al-Khodhir
  • Tahqiq kitab Bughyah al-Adzkiya` fi Karomah al-Auliya`
  • Tahqiq kitab al-Manhal al-‘Amim bi Hasyiyah al-Manhaj al-Qowim
  • Tahqiq kitab Fath al-Khobir bi Syarh Miftah at-Tafsir
  • Al-Aghrad al-Tarbawiyyah fi
    Shi’r
    Ahmad Shawqi

Karya Ilmiyah Pesantren Al-Imdad dalam Bahasa Indonesia:

  • Cara Cepat Bisa Baca Kitab: Metode 33
  • Cara Mudah Belajar Membaca al-Qur`an: al-Qiro`ah al-Muyasaroh
  • Pemikiran Pendidikan Ahmad Syawqi

Sarana dan Prasaran Pesantren Al-Imdad

  • Asrama santri (putra/putri)
  • Musholla
  • Ruang kelas
  • Ruang MCK
  • Poskestren
  • Kantin/Koperasi
  • Kantor pondok
  • Kantor madrasah
  • Ruang guru
  • Perpustakaan
  • Gudang
  • Sarana olah raga
  • Laboratorium komputer
  • Tempat pengolahan sampah terpadu
  • Pada tahun ajaran 2014/2015 Pondok Pesantren Al-Imdad Membuka lokasi baru khusus untuk Madrasah Aliyah yang berada di Kec. Pajangan

Pemberdayaan Ekonomi Santri dan Alumni Pesantren Al-Imdad

LM3 (Lembaga Mandiri Mengakar di Masyarakat)

Lembaga ini merupakan wadah bagi para santri, wali santri dan alumni untuk mening katkan penghasilan keluarga. Untuk saat ini bidang garap dari LM3 adalah pada bidang pertanian, oleh karena sebagian besar santri dan alumni adalah kaum tani. Mulai tahun 2010 LM3 PP. Al-Imdad menjadi LM3 Model Nasional.

Wirausaha Santri

Program peningkatan jiwa kewirausahaan santri dengan perintisan industri sebagai berikut:
  • Produk wingko
  • Kue dan roti
  • Jamur tiram
  • Emping garut dan emping singkong
  • Ceriping singkong

Program Kesehatan Pesantren Al-Imdad

Poskestren (Pos kesehatan pesantren)

Lembaga ini merupakan pusat kegiatan para santri dalam bidang kesehatan. Saat ini Poskestren Al Imdad telah memiliki ruangan tersendiri dan dilengkapi peralatan medis sederhana. Pemeriksaan para santri dilaksanakan secara rutin bekerjasama dengan Puskesmas pandak I.

Program Sosial Pesantren Al-Imdad

Santunan Santri Keluarga Miskin

Saat ini Yayasan PP Al-Imdad telah menampung dan menyantuni sebanyak 40 anak asuh mukim, mereka terdiri dari putra 23 anak dan putri 17 anak, dengan kisaran usia 12 sampai dengan 18 tahun. Mereka ditampung dengan segala permasalahan yang harus ditangani, mulai dari pemenuhan kebutuhan makan, kesehatan, biaya kesejahteraan dan lain-lain.


Pemberian Beasiswa santri yang tidak mampu

Yayasan PP Al-Imdad mengupayakan pemenuhan pendidikan yang layak bagi santri yang mengikuti program pendidikan formal mulai dari SD/MI sampai dengan SMA/SMK/MA yang berbentuk pemberian pembayaran bulanan bagi santri di sekolahnya masing-masing.

Program Bina Lingkungan Pesantren Al-Imdad

Pengolahan Sampah

Kegiatan pengelolaan sampah terpadu PP. Al-Imdad bertujuan untuk memasyarakatkan budaya hidup sehat dengan menjaga kebersihan lingkungan dengan jalan memanfaatkan limbah sebesar-besarnya dan meminimalisir dampak negatifnya. Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan juga mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA. Adapun kegiatan yang telah dilakukan antara lain:

Pembuatan Pupuk Organik

Sampah dan limbah yang terkumpul kemudian dipisah-pisah berdasar spesifikasi sampah organik dan anorganik. Sampah organik kemudian difermentasi dengan decomposer buatan sendiri menjadi pupuk organik. Dekomposer dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapat di pedesaan/pasar tradisional, seperti: bawang merah, pisang, tempe dan nanas yang dilarutkan dalam larutan gula atau tetes tebu. Cairan yang telah diendapkan selama 2 minggu kemudian dilarutkan dalam air dan disemprotkan pada sampah yang akan diproses menjadi kompos.

Sekitar 20-25 hari sampah yang difermentasi telah menjadi pupuk kompos yang siap digunakan untuk pemupukan atau dilakukan packing untuk dipasarkan.

Kebun bibit

Bibit yang diproduksi oleh Pondok Limbah PP. Al-Imdad antara lain: bibit tanaman keras jati, sengon dan mahoni; bibit tanaman buah yaitu: papaya, jambu biji, rambutan, mangga, klengkeng dan lain-lain. Tanaman sayuran antara lain cabe rawit, terong, gambas, kacang panjang serta beberapa jenis tanaman obat.

Media yang digunakan adalah tanah yang telah dicampur dengan kompos hasil dekomposisi sampah. Sedang untuk poly bag beberapa tanaman terutama bibit sayuran menggunakan plastik-plastik bekas yang tidak layak jual.

Peternakan

Kegiatan peternakan (kambing dan blibis) berfungsi sebagai katalisator siklus pengelolaan sampah. Kambing difungsikan sebagai pemakan sampah hijauan yang masih segar, seperti sisa sayuran dan daun-daun tanaman/pagar perindang yang dirapikan. Selain itu kotoran kambing dapat juga digunakan sebagai pupuk tanaman. Sedang blibis berfungsi sebagai predator sampah sisa makanan, karena sampah ini akan menimbulkan bau yang tidak sedap jika difermentasi menjadi pupuk.

Pertanian hortikultura/sayuran

Untuk memenuhi kebutuhan sayuran internal Pondok Pesantren, Pondok limbah juga mengadakan kegiatan pertanian sayuran yang bersifat organik. Tanaman ini tidak menggunakan sama sekali pupuk maupun pestisida pabrikan. Untuk saat ini sayuran yang telah ditanam adalah terong, cabe, kacang panjang dan gambas.

Kerajianan berbahan baku sampah.

Pada dasarnya pemisahan sampah yang dilakukan adalah sampah organik dan anorganik. Sampah organik digunakan sebagai bahan kompos sedang sampah anorganik dijual kepada pengepul. Namun demikian tidak semua sampah anorganik laku dijual kepada pengepul sehingga perlu adanya pengelolaan khusus. Sampah yang tidak laku dijual ke pengepul adalah sampah plastik yang berlapiskan aluminium foil. Untuk mengelola sampah tersebut maka muncullah pengembangan kerajinan yang berbahan baku sampah plastik.

Namun demikian untuk kerajinan ini karena sifatnya masih pembelajaran hasilnya masih kurang memuaskan sehingga masih sangat diperlukan pelatihan dan pendampingan-pendampingan lebih lanjut.

Pendampingan Peternak

Program ini bekerjasama dengan RT dan RW setempat dengan bentuk kegiatan pendampingan terhadap peternak sapi dan kambing untuk pengelolaan limbah ternak menjadi pupuk kandang yang telah terfermentasi, sehingga tidak menimbulkan pencemaran bau dan pencemaran air. Pupuk yang telah terolah dapat dimanfaatkan.

Program Pemberdayaan Perekonomian Masyarakat

Tujuan program ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Pondok Pesantren Al-Imdad yang berbasis lingkungan hidup. Bentuk program berupa, penanaman pohon papaya di pekarangan milik masyarakat sekitar PP Al-Imdad dan penanaman pohon sengon di lahan tidur milik masyarakat dalam bentuk kemitraan. Penanaman pohon papaya di pekarangan milik masyarakat sekitar PP Al-Imdad yaitu dengan membagikan 5 bibit papaya kepada setiap KK untuk ditanam di pekarangan sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat. Sedang program kemitraan berupa investasi tanaman albasia/sengon laut pada lahan tidur milik masyarakat dengan sistem bagi hasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *