BukuPublikasi

Memerangi Korupsi: Geliat Agamawan atas Problem Korupsi di Indonesia

29
×

Memerangi Korupsi: Geliat Agamawan atas Problem Korupsi di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Jika tidak bisa dikatakan bahwa agama (baca Islam) telah ikut melegitimasi tindak korupsi, maka adanya kondisi korupsi yang marak saat ini, sekurang-kurangnya bagi kalangan pesantren (agamawan) tidak bisa mengelak dari tuduhan gagal menumbuhkan kepekaan moral (moral sensitivity) dalam peta kesadaran umatnya terhadap kejahatan korupsi.
walau demikian penting pula disadari, meski korupsi tampak sarat dengan nuansa moral jika dikaitkan dengan agama (wan), akan tetapi langkah-langkah efektif untuk melawannya harus melampaui upaya yang melihatnya semata-mata isu moral. Hanya dengan melihatnya sebagai persolan sosial-budaya, politik dan hukum, maka kita boleh merancang suatu ikhtiar bersama mulai dari penumbuhan pemahaman kesadaran tentang hakikat korupsi, sebab musababnya, sampai dengan aksi sosial, politik dan hukum. Harus ada kesadaran etik yang merata di kalangan masyarakat dan sekaligus harus menjadi sikap politik yang kuat di kalangan para pengambil keputusan untuk menyatakan perang melawan penyakit yang secara pasti akan meruntuhkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat dan bernegara ini. []

Judul : Memerangi Korupsi: Geliat Agamawan atas Problem Korupsi di Indonesia
Penulis :Burhan A.S
Penerbit : Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakt (P3M)
Tahun : I, Juli 2004
Tebal : viii+298 halaman


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *